bahwa hidup adalah untaian waktu
ada siang .. ada malam
bergantian secara kodrati
mengikuti aturan Tuhan
namun pernah terbebat keinginan
ketika aku cinta malam-malam ku
dengan keheningannya
dengan kerlap gemintangnya
dengan keramaian sepinya
dengan bahasa sunyinya
dengan keakraban aku, jiwa dan nuraniku
dalam kecintaanku pada malamku
aku membenci mentari
ogah dengan keramaian dan gemersangnya
jenuh dengan peluh dalam diamku
bingung dengan keacuhan antara aku dan jiwaku
dan aku berharap agar malam tak lekas pergi
dan memberiku waktu lebih lama
untuk bermimpi .....
