Friday, September 25, 2009

tangisan embun

angin pagi telah menyapaku
seakan-akan berbisik mengatakan sesuatu
entah apa yang dikatakannya
embun pagi menetes tanpa henti
seolah-olah menangis tiada henti

dalam renungku berkata
apa yang terjadi pada alam
ku tanya pada air
jawabnya hanya gemercik aliran air
ku tanya pada pohon
jawabnya hanya sebuah lambaian daun-daun

seandainya aku tahu apa yang mereka katakan
seandainya aku tahu apa yang mereka jeritkan
pastinya kutahu kepedihan yang mereka alami