engkau sendiri masih tidak bosan cerita padaku
meski aku lebih sering gagal
mengerti apa yang kau mau
dalam bisikan lembut
kau coba menarikku ke hening itu
lantas kenapa bising yang tajam
menelan lagu mu
kata dan tawa tinggal memusing
dan mengapung pada puisi gagu
sekelilingpun mencatat keasingan pada sapa diri
ketika pencarian serba menemu gelepar gurun debu
lantas ketidakpahaman terasa begitu biasa
begitu biasa
