kita pun menerjang
deru angin
persinggahan demi persinggahan
dan batas kota
yang kadang dingin
ruang dan waktu
bukan milik kita lagi
tinggal menjelma berita di relung hati
dan sungai pun
diam-diam mengalirkannya
sementara kita bersimpuh
mengamini doa
