kesunyian kebun
kini menggeletar dalam suka cita
tunas-tunas muda
dalam nyanyian demi nyanyian
adalah juga pergumulan demi pergumulan
antara kerinduan menghijau dan mengembang
mekar dan menyebarkan aroma keharuman
adalah sayap-sayap ...
mengembalikan senyap dengan desahnya
meremuk melisutkan dengan badainya
hati yang gemetar
kenapa lantas hidup serasa gurun berpendar ?
pilihan antara tetap berakar atau lenyap terbakar
dan engkau hanya tersenyum dalam diam
sesungguhnya tak kubiarkan apa yang telah kautanam
dalam cinta kausaksikan pergumulan kembang
cintamu yang merawat dan menjaga
apa-siapa sanggup menggesernya sejengkal saja
geletar darah cinta serasa gelora
