bayang-bayang itu selalu sialukan
jalan tuk kembali pulang
lelah melangkah tanpa arah
tertatih pedih
tertatih letih
bertasbih merintih lirih
berharap awan putih tak bersedih
dan ku berpeluh penuh sungguh
kau tetap singgah di seberang jalan
menerobos hayal dengan pandangan
yang tak pernah terusik bisik yang mencekik
