Thursday, August 20, 2009

BersamamU

tengadah wajah penuh harapa
saat engkau beranjak pergi
tinggalkan pusaran waktu penuh makna
indah, mekar, penuh cinta

ku tak ingin engkau pergi
sebab kepergianmu adalah duka
sebab ketiadaanmu adalah hampa
sebab kenanganmu adalah rindu

kau menyapa penuh cinta
kau hadirkan riak-riak bahagia
kau sebarkan kuntum-kuntum keikhlasan
di dada gundah penuh resah

aku enggan melepaskan
belum hilang dahaga ini
belum berbunga taman-taman ini

kuingin sesaat lagi bersamamu

maka ijinkan kukecap kemesraan bersamamu
hingga fajar membawamu pergi
dan semoga ini menghadirkan rindu menggebu
saat engkau kembali hadir
satu waktu nanti