Tuesday, June 23, 2009

ku tAk inGin berNafaS tanPamU

rindu
selalu menoreh luka
yang tak mau sembuh
membungkam mulut
menahan jerit
menambah perih
di dada

rindu
pada detik dan tiap porinya
meracun darah di aliran nadi
tak mau hilang
tak akan terbuang
tetap berkubang
di dada

rindu
merengkuh di relung malam
menggila di peluk hujan
menguntaiku di jalinan hari

bukan memasung
rindu memelukku
seperti matahari yang menghangati
seperti malam yang bersetubuh