dibawah mentari kuberlari
dengan segenggam resah
meniti jalan, penuh lubang dan jeram
begitu berliku
ejekan burung terbang
lihat gelisah di dada
pohon-pohon berbisik
"akan putus asakah bila tak kau temui yang dicari"
aku terdiam
sementara aku tetap berlari
dengan dekap seulas berkah
