Friday, May 1, 2009

tulisan yang ....

aku tak mau dendam
pada malam yang kau tuliskan
di sepanjang nyanyian laut karam
meski tengadah jemariku tak henti melangkahkan doa-doa
ke tengah bibirmu
jangan berani kau kabulkan peluh yang kuhapus
bersama keluh bersama lenguh dadaku

aku tak mau
tak hendak menempelkan luka
ke tepi pundak pantai
tempat kau bersandar dengan
dayu debur bayu

kaukah penjebak ruang perasaan ?
kaukah yang menyeret dada ke dalam geram berkepanjangan
kaukah perangkap semalam ?
kaukah yang membunuh mata dengan tangis tak berkesudahan
memusnahkan tubuh-tubuh penuh harapan

sungguh
apalagi yang akan kau tulis
saat langit gelap telah menyerap habis
semua tangis semua darah
menyulap malam pucat menjadi
reruntuhan amarah

apalagi yang akan kau tulis
saat cinta tak lagi mengekalkan sejarah