ketika kubuka mata
di awal hari ...
tak kurasa percik embunmu lagi
untuk sejukkan mata hatiku
ketika kuberjalan dalam rindang
tak ku dengar kicau merdumu lagi
bisikan kata indah di telingaku
dan isi ruangku dengan gemamu
pun tak kurasa hangat sinarmu
di tengah hariku
tertutup awan kelabu
ataukah enggan menyinariku lagi
dan ketika kau mulai tinggalkanku
di ufuk barat itu
tak satupun berkas cahayamu ingatkanku
sampaikan pesan untuk esok
inikah tanda yang diberikan padaku
karna tak mampu bicara padaku
inikah yang kau mau
untuk tinggalkanku dengan caramu
tinggalah bulan menemaniku
tertatih kutuju jalanku
dalam remang sinar semburatmu
dan kelam dingin malam
akankah kau jawab jiwaku
bulanpun terdiam seribu basa
akankah esok untukku
bulanpun meredup di balik kelam
bulan ... jangan biarkan aku
berikanlah jawabmu untuk jiwa ini
atau rengkuhlah aku bersama bintang-bintangmu
hingga jiwaku melebur dalam malammu
