begitu jauh dirimu
seakan sepi tak ada ujung
galaupun bersenandung dalam hati
memangku setia dalam ragu
begitu ingin diriku
memetik kabut senja bersamamu
menorehkan tinta di malam sunyi
menciptakan aroma penuh warna
begitulah hasratku
tak terbendung menebar noda
membuat diri entah apa
hanya ini yang kurasa
tak kuasa menahannya
menjadi diri penuh hina
apa bedamu dengan setan
adakah maaf yang pantas
iblis ... engakau pujaanmu
ya engkau adalah kamu
